Sabtu, 30 Mei 2015

Tugas 5 "Kreasi masakan Oreo Goreng dan Kelepon Isi Coklat dan Gula Merah"

Assalamualaikum Warrohmatullahiwabarokatu....
Sebelum menampilkan tugas kreatifitas pada mata kuliah pengembangan kreatifitas dan keberbakatan di kelas, saya terlebih dahulu akan mempost rencana yang akan tampilkan, yang akan saya tampilkan adalah memasak krasi masakan.
Bersama Teman satu kelas saya Meira Cindy Puspa, saya  dan teman saya akan memasak kreasi Oreo Goreng dan Kelepon Isi Coklat dan Gula merah.

Bahan yang akan kami gunakan dalam pembuatan Oreo Goreng adalah :
>Tepung Terigu  125gram
>Biskuit Oreo     1 bungkus (yang sudah dimasukan di lemari es selama 3 jam)
>Baking powder 1 sendok teh
>Gula halus        1 sendok makan
>Telur ayam       1 butir
>Susu cair          250 ml
>Minyak goreng secukupnya

langkah-langkah pembuatan Oreo goreng yaitu :
  1. Pertama,buatlah adonan pelapis dengan memasukan tepung terigu, telur, baking powder, gula halus, dan susu kedalam wadah.
  2. Setelah semua bahan sudah dimasukan kedalam wadah, aduklah semua bahan hingga merata.
  3. Setelah bahan rata, masukan oreo satu demi satu kedalam adonan hingga semua oreo tertutupi oleh adonan.
  4. Sambil menunggu oreo tertutupi oleh adonan, panaskan minyak dengan api sedang.
  5. Selanjutnya, jika minyak sudah mulai panas, masukan oreo kedalam minyak.
  6. Setelah itu gorenglah oreo hingga berwarna kecoklatan.
  7. jika oreo sudah berwarna kecoklatan, angkat lalu tiriskan. Oreo Goreng siap disajikan.
Sedangkan bahan yang akan kami gunakan dalam pembuatan Kelepon Isi Coklat dan Gula merah yaitu :
>Tepung ketan    500 gram
>Gula merah       150 gram (di iris tipis)
>Coklat batang   65 gram (di iris tipis)
> Kelapa parut secukupnya
>Pasta Hijau secukupnya
>Air secukupnya

Langkah-langkah pembuatan Kelepon Isi Coklat dan Gula merah adalah :
  1. Pertama, masukan tepung ketan kedalam wadah dan berisi air secukupnya lalu diaduk sampai rata.
  2. kemudian masukan pasta secukupnya sampai berwarna hijau, lalu aduk lagi adonan hingga adonan mudah dibentuk (tidak terlalu keras atupun lembek).
  3. Ambil sedikit adonan lalu bentuklah adonan menjadi bulatan-bulatan kecil
  4. Setelah itu tekan pada tengahnya untuk memudahkan dalam memasukan isi.
  5. Masukan isi coklat kedalam adonan, lalu bentuklah menjadi bulat kembali, kemudian ambil lagi adonan dan bentuklah adonan menjadi bulatan-bulatan kecil, setalah itu tekan tengahnya dan masukan Gula merah, bentuklah menjadi bulat kembali.
  6. Sambil membentuk adonan menjadi bulatan-bulatan kecil, panaskan air di dalam panci.
  7. Kemudian jika air sudah mendidih, masukan satu persatu kelepon-kelepon yang sudah dibentuk tadi kedalam air mendidih.
  8. Jika kelepon sudah melayang di dalam rebusan airnya, angkat lalu tiriskan
  9. Taburkan kelapa parut pada kelepon, kelepon isi coklat dan gula merah siap disajikan.
Dua kreasi masakan itulah yang akan kami tampilkan untuk tugas pengembangan kreatiifitas dan keberbakatan, semoga hasilnya dapat memuaskan.
Amin...
:)

Rabu, 22 April 2015

Tugas 4 "Kenali Potensi dalam diri"

         Setiap orang pasti memiliki potensi dalam diri mereka masing-masing. baik yang terlihat ataupun yang tidak terlihat. jika suatu saat anda ditanya apa potensi yang ada dalam diri anda? dan jika ada seseorang yang menjawab ia tidak mempunyai potensi dalam dirinya, itu merupakan kesalahan. ia bukannya tidak memiliki potensi dalam dirinya hanya saja ia tidak mengenali potensi apa yang ada dalam dirnya sendiri. kita hanya perlu mencoba untuk mengenal diri kita masing-masing untuk mengetahui potensi apa dalam diri kita.
          Banyak cara yang dapat dilakukan oleh seseorang untuk mengenali potensi dalam dirinya.beberapa diantaranya yaitu dengan cara memperhatikan kegiatan yang kita pilih untuk mengisi waktu luang sehar-hari, umumnya kita melakukan hal – hal yang kita senangi. Apapun pilihannya kegiatan tersebut didasari oleh kesenangan. Hal ini berkaitan dengan potensi unik yang tersembunyi pada diri kita. cara lain yaitu dengan selalu mencoba, memang tidak mudah untuk mengenali potensi yang kita miliki oleh karena itu kita harus selalu mencoba menggali apa saja yang dapat kita lakukan.kuncinya yaitu jangan mudah menyerah dalam menemukan potensi dalam diri.
          saya sendiri menyadari potensi yang ada dalam diri saya lebih kebidang seni seperti menyanyi, sejak saya masih kecil sampai sekarang saya sangat suka menyanyi. menyanyi sambil mendengarkan lagu membuat saya dapat mengekspresikan perasaan yang saya alami.
          Mengenali potensi dalam diri merupakan hal yang penting bagi setiap individu, karena dengan mengetahui potensi apa yang ada dalam diri, kita dapat menemukan setidaknya sedikit kelebihan yang dapat menutupi kekurangan yang ada dalam diri kita. dengan mengenali potensi dalam diri akan sangat bermanfaat bagi seseorang, karena potensi yang dimiliki seseorang akan bermanfaat dikehidupannya mendatang.

Selasa, 14 April 2015

tugas 3 : Apakah Bakat dan Kreatifitas Berbeda?



      Sebelum mengetahui apakah bakat dan kreatifitas itu berbeda, kita harus mengetahui terlebih dahulu apa yang dimaksud bakat dan kreatifitas.
Bakat 
     Menurut KBBI, bakat adalah dasar (kepandaian, sifat, dan pembawaan) yg dibawa sejak lahir. Menurut para ahli :
S.C. Utami Munandar (1985)
Bakat (aptitude) pada umumnya diartikan sebagai kemampuan bawaan sebagai potensi yang masih perlu dikembangkan dan dilatih agar dapat terwujud.
Kartini Kartono (1979)
Bakat mencakup segala faktor yang ada pada individu sejak awal pertama dari kehidupannya yang kemudian menumbuhkan perkembangan keahlian, kecakapan, dan keterampilan khusus tertentu. Bakat bersifat laten potensial (dalam arti dapat mekar berkembang). 
Suganda Pubakawatja (1982)
Bakat sebagai benih dari suatu sifat, yang baru akan nampak nyata, jika mendapat kesempatan atau kemungkinan untuk berkembang.
William B.Michael
Bakat adalah kemampuan individu melakukan tugas, sedikit atau tidak tergantung pada latihan sebelumnya.
Bingham
Bakat adalah kondisi atau seperangkat sifat-sifat yang dianggap sebagai tanda kemampuan individu untuk menerima latihan (respon).   

Jenis-jenis Bakat
      Menurut Rahayu (2), ada dua jenis bakat, yaitu diantaranya:
Bakat umum
merupakan kemampuan yang berupa potensi dasar yang bersifat umum, artinya setiap orang memiliki.
Bakat khusus
 merupakan kemampuan yang berupa potensi khusus, artinya tidak semua orang memiliki misalnya bakat seni, memimpin, berceramah, olahraga. Bakat khusus ini terbagi lagi menjadi beberapa macam, diantaranya:
Bakat Verbal, yaitu bakat tentang konsep-konsep yang diungkapkan dalam bentuk kata-kata.
Bakat Numerikal, yaitu bakat tentang konsep-konsep dalam bentuk angka. 
Bakat bahasa (linguistik), yaitu bakat tentang penalaran analitis bahasa (ahli sastra) misalnya untuk jurnalistik, stenografi, penyiaran, editing, hukum, pramuniaga dan lain-lainnya.
Bakat kecepatan, ketelitian, klerikal, yaitu bakat tentang tugas tulis menulis, ramu-meramu untuk laboratorium, kantor dan dalam kerohanian.
Bakat Relasi Ruang (spasial), yaitu bakat untuk mengamati, menceritakan pola dua dimensi atau berpikir dalam 3 dimensi. Mempunyai kepekaan yang tajam terhadap detail visual dan dapat menggambarkan sesuatu dengan begitu hidup, melukis atau membuat sketsa ide secara jelas, serta dengan mudah menyesuaikan orientasi dalam ruang tiga dimensi.
Bakat Mekanik, yaitu bakat tentang prinsip-prinsip umum IPA, tata kerja mesin, perkakas dan alat-alat lainnya.
Bakat Abstrak, yaitu bakat yang bukan kata maupun angka tetapi berbentuk pola, rancangan, diagram, ukuran-ukuran, bentuk-bentuk dan posisi-posisinya.
Bakat Skolastik, yaitu kombinasi kata-kata (logika) dan angka-angka. (Termasuk didalamnya kemampuan dalam penalaran, mengurutkan, berpikir dalam pola sebab-akibat, menciptakan hipotesis, mencari keteraturan konseptual atau pola numerik, pandangan hidupnya umumnya bersifat rasional).

Kreatifitas
Kreatifitas Merupakan kemampuan untuk berpikir secara berbeda sehingga menghasilkan pemecahan masalah yang unik dan tidak dipikirkan oleh kebanyakan orang.pendapat beberapa ahli psikologi tentang pengertian Kreativitas :
David Campbell, Ph.D
menyatakan bahwa kreativitas adalah kegiatan yang mendatangkan hasil dengan kandungan ciri ;
Inovatif : belum pernah ada, segar, menarik, aneh, mengejutkan dan teobosan baru.
Berguna : lebih enak, lebih baik, lebih praktis, mempermudah, mendorong, memecahkan masalah, mengurangi hambatan.
Dapat dimengerti : hasil yang sama dapat dibuat pada waktu yang lain.
James R Evan
menyatakan kreativitas adalah keterampilan untuk membentuk kombinasi-kombinasi baru dari dua atau lebih konsep yang telah ada dalam pikiran. Setiap kreasi merupakan kombinasi baru dari ide-ide dan produk yang inovatif, seni dalam pemenuhan kebutuhan manusia.
Michael A.West
menyatakan bahwa kreativitas merupakan penyatuan pengetahuan berbagai bidang pengalaman yang berlainan untuk menghasilkan ide-ide baru yang lebih baik. Kreativitas merupakan salah satu bagian dasar dari usaha manusia. Kreativitas melibatkan kita dalam penemuan-penemuan terus-menerus cara baru dan baik dalam mengerjakan berbagai hal. Atau dalam pengertian yang lebih luas, kreativitas terkait dengan penggunaan berbagai potensi yang dimiliki, baik pengetahuan, intuisi maupun imajinasi sedemikian rupa sehingga dapat menghasilkan ide-ide baru yang lebih baik dan bermanfaat.
Rawlinson (1979:9)
mengemukakan Kreativitas merupakan kemampuan seseorang untuk melahirkan sesuatu gagasan baru maupun karya nyata baru yang merupakan kombinasi dengan hal-hal yang sudah ada sehingga relatif berbeda dengan yang telah ada.

Kriteria kreatifitas
Berdasarkan pendapat para ahli psikologi, (Danny and Davis, 1982) mengemukakan sejumlah aspek yang berbeda termasuk dalam kriteria kreativitas, yaitu :
1.      Sensitivity to problems, artinya kreativitas dilihat dari kepekaan terhadap masalah yang muncul.
2.      Originality, artinya pemecahan masalah dengan cara baru, bukan meniru pemecahan masalah yang lain.
3.      Ingenuity, artinya adanya kecerdikan dalam pemecahan masalah.
4.      Breadth, artinya ketepatan dalam pemecahan masalah.
5.      Recognity by peers, artinya ada pengakuan dari kelompok tentang penemuannya.

Kesimpulan
Bakat merupakan kemampuan yang sudah ada sejak kita dilahirkan yang masih perlu dikembangkan agar berkembang menjadi suatu keahlian, selanjutnya tergantung manusia itu sendiri apakah ia dapat memanfaatkan dan memperdalam bakat tersebut sehingga bermanfaat untuk dirinya, orang lain maupun lingkungan sekitarnya.
Misalnya bakat melukis, menari, menyanyi dan sebaginya
Sedangkan kreatifitas itu merupakan kemampuan seseorang untuk menciptakan atau menghasilkan sesuatu yang baru dan asli, yang sebelumnya belum dikenal ataupun memecahkan masalah baru yang dihadapi. Kreatifitas ini muncul karena keinginan untuk memecahkan suatu permasalahan yang dihaadapi oleh seseorang dengan cara yang belum pernah dipakai oleh orang lain, kreatifitas ini lebih berhubungan ke intelegensi seseorang dalam menciptakan sesuatu yang baru.
Jadi Bakat dan kreatifitas itu sama dan saling berhubungan, Orang yang mempunyai bakat tentu saja secara tidak langsung ia juga mempunyai kreatifitas, seperti yang sudah kita ketahui bakat itu adalah kemampuan yang tercipta sejak lahir dan masih perlu dikembangkan untuk menjadi suatu keahlian, sedangan untuk mengembangkan bakat tersebut tentu saja orang harus berkreatifitas untuk menciptakan sesuatu yang baru dari bakat ia miliki agar menjadi suatu keahlian.


Sumber :
http://www.galeripustaka.com/2013/03/pengertian-kreativitas.html
http://imilsurimil.blogspot.com/2014/01/pengertian-bakat-dan-jenis-jenis-bakat.html
Ali, M & Asrori, M 2005. Psikologi Remaja, Perkembangan Peserta Didik. Jakarta: Bumi Aksara.
Fudyartanta, K. 2004. Tes bakat dan Perskalaan Kecerdasan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Goode, C. B. 2005. Optimizing Your Child’s Talent. Jakarta: Bhuana Ilmu Populer Kelompok Gramedia. 
Hurlock, Elizabeth B. 1978. Perkembangan Anak. Jakarta: Erlangga.
Munandar, S. C. U. 1999. Kreativitas dan Keberbakatan; Strategi mewujudkan Potensi Kreatif dan
Bakat. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. 
http://uyunkachmed.blogspot.com/2011/10/mengembangkan-bakat-dan-kreativitas.html
http://ignasiusbagus.blogspot.com/2011/09/bakat-dan-kreativitas-peserta-didik.html
http://putusutrisna.blogspot.com/2010/11/hubungan-intelegensi-minat-bakat-serta.html




Kamis, 19 Maret 2015

Tugas 2 "Mengobservasi bakat orang yang ada disekitar kita"

     
   Saya mempunyai seorang adik laki-laki yang memiliki bakat dalam menggambar.
Namanya Zegi Vadopa, ia lahir pada tanggal 23 Mei 2003. saat ini ia kelas 6 SD dan sebentar lagi akan mengikuti Ujian.
         Bakat yang dimiliki Zegi dalam menggambar sudah terlihat sejak ia masih kecil, bahkan sebelum ia masuk sekolah Taman Kanak-kanak ia sudah gemar menggambar.
Ia bahkan menggambar Objek-objek yang ia mulai dari Kartun kesukaanya, game kesukaannya bahkan benda-benda yang ada di dalam Rumah.
         Setiap hari ia selalu meluangkan waktunya untuk menggambar, dengan menggambar ia bisa mengekspresikan perasaannya. Kedua orang tua kami pun mendukung bakat yang di miliki Zegi selama hal itu bersifat positif.


Kamis, 12 Maret 2015

Perkembangan Kreativitas dan Keterbakatan "Tugas 1"

Nama :Reta Liuja
NPM : 19514104
1PA09

Mengapa kalian perlu menggali Bakat kalian itu apa? Manfaat Bakatnya apa ? dan tujuan bakatnya apa?

Sebelum mengetahui jawaban dari pertanyaan diatas, kita harus tahu terlebih dahulu apa itu bakat.
Secara umum Bakat adalah kemampuan alamiah yang di miliki seseorang secara sadar ataupun tidak disadarinya yang perlu dilatih dan di kembangkan agar dapat terwujud dengan maksimal. Jika kita mempunyai bakat tetapi tidak pernah di latih maka kita tidak akan bisa mewujudkan kemampuan kita dengan maksimal. Bakat itu merupakan sesuatu yang apabila kita mengerjakan atau melakukannya frekuensi cepat selesainya  kita pada suatu pekerjaan atau pun kemampuan jauh lebih cepat di bandingkan dengan orang lain.

Mengapa Kalian perlu menggali bakat kalian itu apa ? Kita perlu menggali bakat Agar kita dapat mengetahui Kemampuan kita yang ada dalam diri kita sejak lahir itu apa, dan untuk mengetahui potensi diri kita.
sebagai contoh, saya dari kecil adalah orang yang suka berhayal, menghayalkan suatu cerita tentang diri saya sendiri dan juga orang terdekat. Dari situlah saya menggali potensi dalam diri saya dengan mengarang suatu cerita, hanya saja bakat yang saya miliki sering kali jarang dilatih.

Manfaat bakatnya apa ? Manfaat dari bakat adalah untuk mengetahui potensi diri, untuk merencanakan masa depan, untuk menentukan tugas atau kegiatan yang akan dilakukan.
Sebagai contoh, manfaat dari bakat yang saya miliki adalah berguna jika saya mendapatkan tugas untuk mengarang dalam bahasa Indonesia,menciptakan kegiatan di saat di waktu kosong.

Tujuan Bakatnya apa ? tujuan  dari mengenali bakat adalah agar kita dapat mengembangkan potensi diri secara maksimal.
Sebagai contoh, mengarang tujuannya agar  ide-ide yang ada dalam pikiran kita dapat dituangkan dalam tulisan sehingga kita dapat menginformasikan sesuatu baik itu fakta maupun sebuah pendapat, dan dapat juga untuk menghibur.

#SIP CBIS, Data, Sistem Pakar

A.     Computer Base Information Sistem (CBIS) dan DATA       Computer Base Information Sistem (CBIS a.       Definisi Dalam Wik...